Travelling Sendiri Ke Luar Negeri? Budget Terbatas? Siapa Takut!

Sumber: Dokumentasi Pribadi

Awalnya saya selalu mengidentikkan kalimat “Ke Luar Negeri” sebagai sebuah aktivitas yang “sulit, mahal, dan menakutkan”. Ya tentu saja, karena selama ini saya masih terus dibayang-bayangi oleh anggapan bahwa “Ke Luar Negeri” membutuhkan budget yang  banyak, pun butuh keberanian yang lebih dibanding sekadar merantau ke provinsi atau kota lain di tanah air.  Sebab lebih banyak kondisi dan keadaan yang jauh lebih berbeda.

Sampai pada akhirnya, awal Juni 2018, saya mendapatkan sebuah email yang menyatakan bahwa saya diterima magang di KBRI New Delhi, India.

Mendapat kabar ini, sebenarnya saya tidak merasa senang yang berlebih, karena saat itu saya masih dibayang-bayangi oleh anggapan-anggapan tadi. Belum lagi pihak KBRI memberitahu, bahwa saya adalah satu-satunya mahasiswa magang dari Indonesia untuk periode magang yang telah ditentukan. Yang artinya, saya benar-benar harus bisa survive sendiri tanpa pengalaman ke luar negeri sebelumnya.

Singkat cerita, setelah berdiskusi cukup lama dengan orang tua dan akhirnya disetujui, saya pun akhirnya memantapkan niat untuk pergi. Pergi “sendiri” dan berbekal budget yang benar-benar terbatas, karena magang tersebut bersifat self-funded. Jadi, secara pribadi saya harus meng-cover seluruh biaya transportasi, akomodasi dan biaya hidup di sana.

Persiapan keberangkatan cukup singkat yakni satu bulan, karena di awal Juli 2018, saya sudah harus berangkat. Ya, waktu yang cukuplah sembari meminimalisir ketakutan dengan anggapan-anggapan saya tadi. Utamanya dengan ketakutan untuk survive sendiri dan persoalan budget yang terbatas.

Nah, melalui artikel ini, saya mencoba untuk berbagi beberapa manfaat-manfaat yang bisa kita dapat dengan travelling sendiri ke luar negeri serta cara-cara untuk mengelola secara baik dengan budget keuangan yang terbatas.

Oh ya, sekedar info aja, khusus untuk tips dan trik pengelolaan budget serta artikel-artikel terkait kiat kiat travelling, saya memilih MoneySmart.id sebagai sumber referensi utama. Artikelnya sangat lengkap dan informatif untuk dibaca.

Beberapa manfaat serta tips trik pengelolaan keuangan ini yang kemudian saat itu bisa memantik semangat serta memotivasi saya secara pribadi untuk memantapkan niat ke luar negeri berbekal “diri sendiri”, hehe. Disimak dan dibaca baik-baik ya.  

1. Dengan Travelling Sendiri, Kita Bisa Belajar Beradaptasi Sendiri

 

Tentu saja di negara tujuan nanti, kita akan menemui keadaan dan kondisi lingkungan yang akan sangat berbeda. Dan satu-satunya cara agar bisa bertahan, yaa dengan cara beradaptasi yang baik.

Bagaimana cara untuk berkomunikasi dengan orang-orang disana? Bagaimana untuk menjaga sikap dengan warga lokal? Bagaimana mensiasati musim dan cuaca disana? Bagaimana cara menggunakan transportasi lokal? Dan berbagai macam situasi-situasi lain yang mengharuskan kita beradaptasi.

Nah, disinilah kita diharuskan untuk belajar berdaptasi dan secara tidak langsung juga melatih keberanian. Dan pastinya, akan banyak pengalaman yang akan kita dapatkan.

2. Bertanggung Jawab dengan Diri Sendiri

 

Dengan travelling secara solo, kita dituntut untuk bertanggung jawab dengan diri sendiri. Misalnya, mulai dari tanggungjawab untuk menjaga paspor, visa, surat-surat penting dan seluruh barang-barang serta perlengkapan-perlengkapan yang dibawa hingga tanggung jawab untuk bisa menjaga diri sendiri dari segala hal-hal yang mengancam. Kita dituntut untuk teliti, hati-hati, dan was was setiap saat, sebab jika tidak maka bisa jadi akan fatal akibatnya.

 

3. Akan Tahu Bahwa Kita Bisa Mengandalkan Diri Sendiri

 

Menjelajahi tempat asing akan membuat kita belajar untuk tahu cara terbaik dalam mengambil keputusan. Kita akan belajar untuk tidak ragu dalam memilih setiap pilihan yang mungkin akan kita temui dalam perjalanan nanti. Sikap percaya diri dalam hal ini sangat dibutuhkan.

Kita dituntut belajar untuk tepat waktu, belajar untuk teliti mengelola keuangan sendiri, belajar untuk memilih tempat penginapan yang baik, belajar untuk bersikap ketika sedang berkomunikasi dengan warga lokal, dan berbagai pelajaran-pelajaran lain yang secara tidak langsung membuat kita mau tidak mau harus percaya dan mengandalkan diri sendiri.

4. Akan Tahu Bahwa Dunia Benar-Benar Luas

 

Traveling sendiri membuat kita bisa membuktikan bahwa dunia itu sangat luas. Merasakan lingkungan jauh berbeda, bertemu dengan teman dan kenalan baru, menikmati tempat-tempat baru, dan memperoleh pengalaman-pengalaman baru.

Kita pun juga akan menemukan kesulitan dan dituntut untuk belajar menyelesaikannya. Dan pastinya akan ada kenikmatan tersendiri, hehe.

 

Dan Bagaimana Cara Mengelola Budget yang Terbatas? Bagaimana Cara Agar Bisa Berhemat? Nah, Berikut Beberapa Tipsnya​

 

 

 

 

1. Cari Negara yang Bebas Visa

 

 

Dua hal pertama yang menjadi pertimbangan budget pengeluaran untuk ke luar negeri adalah biaya visa dan biaya tiket pesawat. Karena dua biaya inilah yang biasanya akan menguras kantong. Saran saya, kalau memang budget yang dimiliki terbatas, carilah negara yang bebas visa untuk turis Indonesia. Kebetulan kemarin, salah satu pertimbangan saya mendaftar magang di India, adalah karena negara tersebut sudah menerapkan bebas visa untuk masyarakat Indonesia yang hendak berkunjung ke sana dalam waktu 1-2 bulan. Lumayanlah buat berhemat, dan budgetnya bisa digunain buat kebutuhan lain selama disana, hehehe.

Dan buat yang butuh info negara-negara yang bebas visa, bisa klik di sini ya.

2. Berburu Tiket Promo Pesawat

 

 

Karena tiket pesawat ke luar negeri itu cukup mahal sementara kita harus menghemat pengeluaran, yaa satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah berburu tiket promo! Lebih Bagusnya, tiketnya dipesan dari jauh-jauh hari, karena kesempatan untuk mendapatkan tiket promo dan potongan harga akan lebih besar.

Oh ya, dan jangan sampai terlewatkan juga kalau ada acara Travel Fair. Promonya pasti lebih banyak!

3. Pikirkan Biaya Akomodasi Selama di Tempat Tujuan

 

 

Nah, selama persiapan keberangkatan, hal inilah yang harus dipikirkan matang-matang. Kita harus melakukan budgeting terlebih dahulu untuk seluruh pengeluaran biaya transportasi, biaya penginapan, dan biaya makan selama di tempat tujuan nanti.

Khusus untuk biaya penginapan (hotel/hostel/guesthouse), agar lebih hemat, kita bisa memesannya sesegera mungkin dari jauh-jauh hari. Karena selain lebih banyak peluang untuk mendapatkan promo, dengan memesan lebih awal biaya penginapan biasanya akan lebih murah.

4. Lakukan Listing Tujuan Tempat Wisata

 

 

Dengan terlebih dahulu melakukan listing tempat-tempat yang akan dikunjungi, kita akan bisa lebih leluasa untuk mengatur perkiraan pengeluaran keuangan.

Berapa biaya masuk wisata yang akan dikeluarkan?  Adakah penginapan low budget di sekitar tempat tersebut? Berapa biaya transportasi untuk mencapai tempat wisata tujuan? Dan berbagai pertimbangan-pertimbangan lain yang bisa dipikirkan untuk menekan jumlah pengeluaran nantinya.

5. Non-Aktifkan Data Roaming Selama di Negara Tujuan dan Hemat Kuota!

 

 

Menonaktifkan Data Roaming sangat penting ketika sampai di negara tujuan. Jika roaming tidak dimatikan, kita akan dikenakan biaya tambahan di negara tersebut. Sebab, tarif roaming di luar negeri umumnya cukup mahal.

Dan juga yang tidak kalah pentingnya, lakukan penghematan kuota ya! Biasanya kuota yang digunakan untuk roaming akan lebih boros saat dipakai di luar negeri. Jadi, gunakan sebijak mungkin ya.

6. Jangan Mudah Tergiur Untuk Belanja

 

 

Mungkin merupakan hak kita untuk bisa sepuasnya berbelanja atau membeli souvenir dan oleh-oleh di negara lain. Tapi, apabila liburan atau perjalanannya adalah diniatkan low budget, mending diperkirakan dulu ya biaya maksimal untuk dikeluarkan saat berbelanja, takutnya kebablasan, hehe.

Nah teman-teman, itu dia beberapa tips dan kiat kiat travelling yang bisa saya berikan. Oh ya, untuk lebih lengkapnya, saya menyarakankan kamu untuk membaca sebuah artikel ini (klik disini ya). Artikel ini adalah 6 tips dari Dian Wiyoko untuk liburan ke luar negeri yang lebih hemat. 

Semoga Bermanfaat! 

 

——————————————–

 

“Artikel ini diikutsertakan dalam kompetisi blog Money Smart 2018”

 

Leave a Reply